That's What Friends Are For

The Funny Pic, tapi sepertinya menceritakan banyak sekali cerita yang seharusnya aku pahami, dan semua yang dapat mengandung 100% pelajaran kan bukan yang 'mulu serius dan atau membuat kening berkerut???
Alex yang ngirimin gambar, meski aku yakin dia ketawa dulu, baru berakting, dan memikirkan postulatnya. Kalo ada yang tersinggung + marah + senang + bahagia, dan atau ingin mengklaim kembali hak cipta, tuntut aja yang ngirim (dalam hal ini pihak yang di-bold dalam paragraf ini...hehe), hingga kasasi juga boleh, sebagaimana lazim di per-Hukum-an Indonesia...
But Thanks For Being My Friend Too, Alex...
Ada moral yang ditawarkan, bahwa "Teman kadang memang ga selalu bisa mengangkat kita dari masalah, tapi setidaknya teman masih memikirkan cara agar kita ga jatuh...".
Ya, itulah teman, yang ga mesti selalu bantu dan mecahin berbagai masalah, teman terkadang cuma (kita) butuhkan hanya untuk mengetahui bahwa kita tidak sendiri. You'll Never Walk Alone, kata semboyannya Liverpool. Dalam konteks gambar ini, aku fikir, yang sedang kesulitan tersebut (Hei Ko lihat gambar, jangan terlalu serius bacanya...Hehehe), masih "beruntung" hanya dengan menyadari ternyata masih ada toh yang mau menyaksikan kesulitannya, apalagi membantunya...
Caution: Pesan ini tidak berlaku buat orang yang ngakunya "Pemerintah yang Berkuasa". Ini bukan alasan pembenar buat ga (lagi) mikirin rakyat, dan yang lebih penting (lagi) rakyat bukan "binatang" dan rakyat bukan "temen" anda semua, karena rakyat...adalah RAKYAT!!!...
